Cara Mudah Menghindari Kamera CCTV

Cara Mudah Menghindari Kamera CCTV

Menonaktifkan kamera pengintai dapat menutupi identitas Anda, tetapi tidak kompatibel dengan keberadaan Anda. Seseorang yang melihat kamera mungkin mengatakan bahwa Anda ada di sana, tetapi Anda tidak dapat melihat apa yang Anda lakukan. Anda dapat mematikan kamera pengintai dalam gelap dengan LED, laser inframerah pada siang atau malam hari, atau menutupi lensa kamera. Berikut adalah 3 cara untuk menonaktifkan kamera CCTV

1. Menggunakan lampu LED
Arahkan lampu LED yang kuat (light emitting diode) langsung ke lensa kamera. Semakin terang senter, semakin baik. Gunakan alat kecil yang bisa Anda simpan dengan mudah. Metode ini hanya berfungsi dengan baik ketika gelap, jadi tetap aman untuk kunjungan sunyi Anda di malam hari atau di ruangan tertutup. Cari tahu persis di mana kamera pengintai berada dan arahkan senter langsung ke lensa. Jika dilakukan dengan benar, teknik ini akan membentuk suar lensa yang membuatnya hampir mustahil bagi kamera pengintai untuk merekam penampilannya. Perlu dicatat bahwa sisipan senter kurang halus. Kilatan cahaya tiba-tiba akan membuat penjaga menyadari kehadiran Anda. Tapi setidaknya Anda harus bisa menggunakan cahaya terang untuk mengaburkan wajah Anda. Saat melakukannya, pegang senter dan jangan jauhkan dari lensa kamera, karena dapat mengungkapkan wajah Anda. Pastikan cahayanya tidak menyinari wajah Anda. Jika Anda merasa terlalu sulit untuk melakukannya, Anda dapat melakukannya dengan cepat, menggunakan lem super untuk memasang serangkaian senter di topi atau ikat kepala. Anda dapat membuat “topeng” LED yang akan mengaburkan wajah Anda lebih banyak. Pastikan lampu cukup terang untuk menghilangkan wajah Anda dari pandangan, tetapi tidak begitu terang sehingga Anda bisa melihatnya.

2. Penggunaan laser inframerah
Arahkan laser inframerah langsung ke lensa kamera pengintai. Metode ini lebih lembut daripada menerangi cahaya terang di sekitar kamera pengintai, tetapi ini juga menuntut keakuratannya jauh lebih akurat. Jika sinar lensa kamera pengintai dilepaskan, kamera akan segera merekam wajah Anda. Metode ini dapat digunakan pada siang atau malam hari, mungkin sedikit lebih efektif ketika gelap. Anda dapat menggunakan laser pointer standar di sini dan semakin kuat laser, semakin kuat efek lasernya. Namun, kamera pengintai akan dapat melihatnya sampai Anda mengarahkan laser yang dimilikinya dengan benar. Apa pun yang terjadi antara laser dan kamera akan segera membuka “mata” kamera pengintai. Selain itu, efektivitas metode ini sangat sulit diukur. Dari ujung kamera pengintai, Anda tidak bisa tahu seberapa akurat laser Anda diarahkan dengan benar. Jangan mengarahkan laser ke mata Anda, karena dapat merusak mata Anda sendiri. Selain itu, perhatikan juga kamera pengintai lainnya. Dalam metode ini, Anda hanya dapat menonaktifkan kamera dengan laser. Jika Anda perlu menonaktifkan beberapa kamera secara bersamaan, Anda memerlukan banyak laser. Pertimbangkan berkoordinasi dengan teman-teman Anda.

3. Menutupi lensa kamera
Anda dapat menutupi lensa kamera dengan Vaseline atau zat yang mirip dengan lensa kamera sehingga gambar terlihat buram. Dalam keadaan darurat, cobalah untuk menggunakan makanan yang lengket tetapi mudah didistribusikan, seperti mentega, selai, dll. Anda juga dapat menggunakan pita perekat, isolasi kertas, atau elemen buram apa pun. Jika terlalu sulit dan Anda takut terdeteksi, gunakan kain lebar untuk menutupi lensa kamera. Berhati-hatilah untuk tidak meninggalkan sidik jari di kamera. Anda mungkin dapat menghindari deteksi visual, tetapi orang lain mungkin dapat mengenalinya berdasarkan bukti yang Anda tinggalkan di tempat seperti sidik jari.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *